PresensiPlus
Pilih Paket
LAPORAN PRESENSI

Menyiapkan Laporan Presensi Bulanan dengan Lebih Rapi

Pelajari cara menyatukan data kehadiran, memisahkan keterlambatan, dan menyusun rekap absensi bulanan agar lebih mudah dibaca dan dipresentasikan.

Tentukan periode dan cakupan laporan

Mulailah dengan menetapkan tanggal cut-off. Misalnya periode tanggal 26 bulan lalu hingga 25 bulan ini. Pastikan Anda hanya menarik (export) data di rentang waktu tersebut agar sinkron dengan periode penggajian (payroll).

Tinjau catatan kosong dan pengecualian

Filter data untuk melihat siapa saja yang bolos (tanpa keterangan) atau memiliki status "abnormal" seperti lupa check-out. Sebelum laporan difinalisasi, mintalah konfirmasi dari atasan masing-masing divisi mengenai status karyawan tersebut.

Pisahkan status hadir dari keterlambatan

Dalam Excel yang Anda unduh, biasanya sudah terdapat rekap keterlambatan (dalam satuan menit). Buatlah kolom khusus atau warna berbeda untuk mem-highlight karyawan dengan akumulasi keterlambatan tinggi sebagai bahan evaluasi bulanan.

Gunakan Format XLSX/CSV

Dengan format Excel, Anda bisa menggunakan rumus (Formula) seperti VLOOKUP untuk menggabungkan data absen dengan database gaji secara otomatis, menghemat waktu hingga 80%.

Rekonsiliasi riwayat sebelum menutup rekap

Pastikan semua pengajuan cuti, sakit, dan izin yang terjadi di periode tersebut sudah di-approve. Pengajuan yang menggantung (pending) akan merusak perhitungan laporan akhir.

Lanjutkan Membaca

Mulai Kelola Presensi Tim Lebih Terstruktur

Tinggalkan cara manual, gunakan GPS & Selfie validation untuk data absensi yang lebih valid dan terintegrasi otomatis dengan laporan bulanan.

Lihat Paket & Daftar